10 Agustus 2009
6 Agustus 2009
Menolak Demokrasi, Menolak Hegemoni *
oleh Muhammad Syarafuddin **
“Mukhthi’un, man thanna yawman anna li-asysya’labi diina - Adalah keliru, orang yang menyatakan bahwa serigala itu punya agama.”—Pepatah Arab

stop demokrasi
Pengantar
DEMOKRASI sebagai ide, telah terlanjur dianggap mapan Sebagai wacana, dianggap “berkah”. Dan sebagai sistem, “wajib” untuk diterapkan. Harus diakui bahwa demokrasi bisa jadi adalah ide yang paling nyaring gaungnya di dunia politik saat ini. Terutama setelah keruntuhan Uni Soviet, Blok Komunis di tahun 1991. Demokrasi selalu menjadi semacam “syarat-sah” bagi perbincangan para pakar ketika membicarakan politik, ekonomi, atau hukum.



